Sabtu, 21 November 2009

INTISARI IMAM

INTISARI IMAN

“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rosul-NYA kemudian mereka tidak ragu-ragu” (QS: Al-Hujurat (49): 15)

Iman yang benar dan lurus akan menerangi kehidupan masyarakat dengan pancaran cahayanya sekaligus memberikan pengaruh luar biasa terhadap dimensinya kehidupan baik dalam pemikiran pemahaman, perasaan, akhlak, maupun aturan

Ketidakberdayaan seorang hamba terwujud dari untaian doa yang dipanjatkan

Diantara ciri-ciri orang yang beriman adalah, ketika nama Allah disebut hatinya bergetar.

Keimanan seorang muslim tercermin dalam ketaatannya menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-NYA

Keimanan adalah keyakinan yang terpancang kuat dalam lubuk hati, pengetahuan yang dalam dan yang dianut orang yang beriman.

Kehidupan yang terlepas dari iman adalah kehidupan yang tidak mengandung kebajikan, kemuliaan, dan nilai kemanusiaan.

Jika agama tidak dijadikan landasan berpikir dan bertindak, kehidupan sosial dan politik masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik.


PENGARUH IMAN

Iman merupakan kunci pembuka hati, penyembuh jiwa, menciptakan pahlawan-pahlawan, serta memperbaiki

Setiap mukmin dianjurkan memanjatkan doa agar iman senantiasa tertanam di dalamhati.

Manisnya iman terwujud dalam ketenangan jiwa dan kelapangan dada.

Keyakinan yang kuat kepada Allah Swt melapangkan dada pada saat menghadapi musibah dan cobaan

Keimanan menyebabkan umat islam cemerlang dan mampu membangun peradaban adiluhung.

Ketenangan jiwa dapat dicapai dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt

Iman yang benar memiliki dampak yang baik, buah yang bermanfaat, dari pijakan yang jelas bagi manusia dan kehidupan

Iman mengajak seseorang untuk menyandang sifat terpuji, akhlak, mulia, dan amal saleh.

Beriman pada Kitabullah menjalankan kandungannya secara utuh.

Orang yang beriman senantiasa berpegang teguh pada Kitabullah

Iman membebaskan jiwa dari pengaruh orang lain karena ia menuntut pernyataan bahwa Allah adalah Zat Yang Menghidupkan dan Mematikan

Iman menumbuhkan ruh keberanian, sikap pantang mundur, menganggap biasa kematian, dan kerinduaan untuk mati syahid

Iman merupakan landasan setiap kebajikan, mata air dari setiap keutamaan,dan penyebab turunnya keberkahan dan rejeki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar